01/02/18

Seni Sholawat Desa Ngerdani Sudah Gabung Dengan Gasspol

Seni Sholawat Desa Ngerdani Sudah Gabung Dengan Gasspol
Seni Sholawat Desa Ngerdani Sudah Gabung Dengan Gasspol

Seni Sholawat Desa Ngerdani Sudah Gabung Dengan Gasspol
Desa ngerdani merupakan salah satu desa dari sekian banyak desa di kecamatan Dongko kabupaten Trenggalek. Desa ngerdani mempunyai sepuluh dusun di desa nya, salah satunya adalah dusun Krajan. Dusun Krajan mempunyai pelbagai banyak kesenian yang biasa dilakukan oleh masyarakat desa Ngerdani khususnya dusun Krajan, salah satunya yakni Sholawatan. Desa ngerdani mempunyai banyak grup sholawat yang terdapat di setiap masjid desa Ngerdani, diantaranya yakni masjid Darussalam. Masjid Darussalam merupakan masjid utama desa Ngerdani yang biasa dipakai para masyarakat laki-laki desa Ngerdani untuk melakukan ibadah solat jum’at setiap minggunya.
Masjid Darussalam merupakan masjid yang mempunyai lembaga pendidikan berbasis Islami yang menaungi lembaga pendidikan PGRA dan Madin sore. Anak-anak remaja sering berlatih sholawat di masjid tersebut setiap malam ahad setelah sholat maghrib berjamaah hingga pukul 09.00 WIB. Grup sholawat ini berlatih secara rutin malam ahad dan dihadiri oleh masyarakat tetangga masjid sekitar beserta anak-anak perempuan remaja di lingkungan sekitar masjid yang masih belajar di madin sore masjid Darussalam tersebut. Grup Sholawat ini mengikuti grup sholawat di kecamatan Dongko yang sudah populer dan mahir dalam variasi sholawat yaitu grup sholawat Gasspol. Dari hasil wawancara yang kami lakukan (selaku KKN IAIN TULUNGAGUNG 2018) kepada salah satu vokal grup sholawat yang bernama Supriyono, dia mengaku Grup sholawat di masjid Darussalam yang ia tekuni belum mempunyai nama dan masih akan diberikan nama grup sholawat secara musyawarah dan mufakat.
Grup sholawat di masjid Darussalam ini memainkan banyak alat musik yang biasa mereka gunakan untuk bersholawat diantaranya: terbang, calty, teplak, tam, dan bas. Grup sholawat tersebut mempunya enam buah terbang, dua teplak, satu tam, satu bas, dan satu calty. Setiap rutinan malam ahad dan latihannya mereka menggunakan microphone dan sound masjid Darussalam yang microphone nya berujumlah dua. Grup sholawat ini sering mengiringi acara pernikahan, khitanan, gebyar sholawat dan acara akbar lainnya.  Pada tanggal 28 Januari 2018 grup sholawat ini ikut serta dalam mengisi acara rutinan minggu pon yakni Istighosah se-desa Ngerdani yang dihadiri oleh Ibu Ketua fatayat Muslimat NU kecamatan Dongko. Grup sholawat ini terdiri dari lima belas personil yang menyebar di berbagai dusun di desa Ngerdani. Personil grup sholawat ini adalah anak-anak remaja yang meliputi anak SD, SMP, dan SMA yang masih melakukan jenjang belajarnya di sekitar Ngerdani, paling jauh belajar di Kecamatan Dongko. Grup sholawat di masjid Darussalam ini merupakan grup Sholawat dengan aliran Habsyi yang mampu membawakan berbagai macam lagu sholawat.
Desa Ngerdani selain mempunyai grup sholawat Al-Habsyi juga mempunyai grup sholawat beraliran Banjari. Grup sholawat Banjari ini terletak di masjid Al-Muttaqin di salah satu dusun di desa Ngerdani yaitu dusun Tanjung. Grup sholawat ini memainkan alat musik dengan berbasis modern, karena di dalam membawakan syair-syair sholawat di iringi dengan electone dan gitar. Namun selain dua alat modern tersebut grup sholawat ini juga memainkan alat sholawat inti, diantaranya yakni: terbang, teplak, tam, bas dan calty. Peralatan musik tersebut berjumlah enam terbang, dua teplak, satu tam, satu bas, dan satu calty. Grup sholawat ini berjumlah 15 personil yang tempat tinggalnya menyebar di berbagai dusun di desa Ngerdani, namun yang paling mendominasi personil sholawat di masid Al-Muttaqin ini adalah dusun Tanjung. Personil grup sholawat tersebut terdiri dari anak MI/ SD, SMP/ MTS. Dan SMA/ MA. Grup sholawat ini berlatih atau rutinan di masjid Al-Muttaqin seminggu dua kali, yakni malam ahad dan malam rabu. Grup sholawat ini sudah banyak dimintai masyarakat sekitar untuk mendukung serta memeriahkan acara di sekitar kecamatan Dongko seperti pernikahan, khitanan, peringatan hari besar, gebyar pentas seni dll. Grup ini di dukung dengan 3 vokal banjari yang sudah profesional dalam cengkok suara.
Seni Sholawat Desa Ngerdani Dongko Sudah Gabung Dengan Gasspol

Latihan Sholawatan malam ahad di masjid Al-Muttaqin dsn. Tanjung ds. Ngerdani kec. Dongko, kab. Trenggalek

Acara Istighosah di dsn. Gempong ds. Ngerdani, kec. Dongko, kab. Trenggalek pada tanggal 28 Januari 2018 yang dihadiri ketua fatayat muslimat NU Dongko beserta peserta KKN ds, Ngerdani dsn. Krajan[1]
--------------------
[1] Artikel oleh devisi sosial budaya KKN IAIN TULUNGAGUNG, budaya sholawatan desa Ngerdani

Pemuda Desa Ngerdani Semakin Maju dan Mandiri

Pemuda Desa Ngerdani Semakin Maju dan Mandiri
Pemuda Desa Ngerdani Semakin Maju dan Mandiri

Pemuda Desa Ngerdani Semakin Maju dan Mandiri
Desa Ngerdani merupakan desa yang berbatasan dengan Suruh, Kampak, Munjungan, dan Panggul. Desa Ngerdani memiliki SD berjumlah 3, MI berjumlah 1 dan SMP berjumlah 1. Meskipun desa Ngerdani bertempat di wilayah yang sangat jauh dari keramaian, namun semangat pemuda untuk melanjutkan pendidikan tidak kalah dengan pemuda di kota. Hal ini telah dibuktikan terdapat pemuda yang lulusan sarjana bahkan sampai pasca sarjana.
Di desa Ngerdani ini pemudanya yang melanjutkan pendidikan ke tingkat atas, berani hidup mandiri di kota walaupun jauh dari kedua orang tua. Hal ini dikarenakan di desa Ngerdani tidak ada sekolah tingkat SMA/SMK. Sehingga ketika lulus SMP tidak dipungkiri kalau harus keluar dari desa Ngerdani.
Masyarakat pedesaan yang biasanya kurang mengenal pendidikan, namun di desa ini semua orang tuanya sangat memiliki antusias yang tinggi untuk anaknya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dari hasil pembicaraan dengan salah satu warga desa Ngerdani bahwasanya anak sekarang itu perlu berpendidikan guna mengembangkan potensi diri dan desanya agar tidak tertinggal dengan desa-desa yang berada di kota. Selain itu, beliau warga Ngerdani juga mengatakan bahwa tidak memikirkan rumah yang bagus sebelum anaknya lulus pendidikan dan bisa membanggakan kedua orang tua.
Semangat masyarakat Ngerdani untuk anak-anaknya melanjutkan pendidikan telah dibuktikan dengan mengajari anak-anaknya hidup mandiri di kota untuk menuntut ilmu dan orang tua fokus mencarikan biaya demi anak-anaknya. Adapun tabel pendidikan yang bisa kami sajikan adalah sebagai berikut.
No.
Pendidikan
Jumlah
1.
Belum Sekolah

2.
TK

3.
SD

4.
SLTP/Sederajat

5.
SLTA/Sederajat

6.
S-1

7.
S-2

8.
S-3


Dari tabel di atas terbukti bahwasanya masyarakat Ngerdani memiliki pemikiran yang maju dan berpikir ke masa depan. Dengan adanya hal tersebut akan menjadikan bangsa Indonesia semakin maju di bidang pendidikan.
Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 pasal 3 menyatakan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sesuai dengan kajian dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 bahwa pendidikan di Masyarakat Ngerdani sudah cukup sesuai dengan fungsi pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan anak didik masyarakat Ngerdani selalu memberikan senyum, salam dan sapa ketika bertemu dengan warga sekitar baik yang sudah dikenal maupun yang belum dikenal. Dengan ini menunjukkan bahwasanya anak didik warga desa Ngerdani memiliki sikap yang berakhlak mulia.

Desa Ngerdani Dongko Sebuah Desa Menarik Banyak Potensi

desa ngerdani kec dongko trenggalek
Kantor Desa Ngerdani kecamatan Dongko Trenggalek

Desa Ngerdani Dongko Sebuah Desa Menarik Banyak Potensi
            Sebuah daerah yang terletak di kecamatan Dongko, kabupaten Trenggalek ini sangat menarik. Banyak potensi dalam desa ini, seperti potensi ekonomi, potensi kebudayaan, bahkan juga ada beberapa potensi wisata di desa ini.
            Desa ini bisa dibilang cukup mandiri, meskipun terletak di daerah pegunungan. Hal ini bisa dilihat dikawasan rumah warga, dimana ada beberapa usaha pribadi / home industri di desa ini, seperti contoh pembuatan sale pisang, pembuatan tahu, janggelan (sejenis agar-agar untuk campuran es campur), dan masih banyak  hal lainya.
            Meskipun desa ini terletak di tengah-tengah gunung, bukan tidak mungkin tidak ada lahan persawahan. Menurut penuturan kepala desa ngerdani, sekitar 15% penduduk desa ini bercocok tanam disawah, dan penduduk lainya  kebanyakan usaha di bidang peternakan, terutama ternak kambing dan sapi yang paling mendominasi.
            Di bidang kebudayaan, desa ini juga mempunyai beberapa kelompok seni, seperti seni barongan, jaranan, sholawatan, dan beberapa seni lainya. kelompok tersebut bisa dibilang aktif, karena setiap satu pekan sekali selalu  mengadakan latihan bersama, salah satu contohnnya adalah seni jaranan yang latihan setiap sabtu malam sekali.
            Potensi wisata di desa ini bisa dibilang cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik. Di desa ini, terdapat sebuah air terjun yang sangat indah dengan aliran air yang sangat jernih, dan sangat indah karena bisa dikatakan masih “suci”, artinya belum terjamah orang selain warga desa tersebut. Jika air terjun tersebut dikelola dengan baik, maka inshaallah air terjun itu akan menarik minat banyak pengunjung, dan dapat menjadi destinasi wisata di desa ini.

            Sebenarnya banyak hal yang tidak bisa dituliskan tentang desa ini, terlepas jalan desa ini sedikit rusak, tetapi hal tersebut akan sirna jika melihat pemandangan desa ini, dan didukung oleh cuaca desa ini yang sangat sejuk, dan ditambah penduduknya sangat ramah, yang akan membuat pengunjung merasakan kenyamanan akan kehidupan desa ini. Jika penasaran, mari langsung tancap gas menuju desa ini, desa Ngerdani kecamatan Dongko kabupaten Trenggalek.